Cara membuat Press Release agar Tepat Sasaran

Others

Pada dasarnya, press release adalah sebuah berita. Namun press release berbeda dengan berita- berita yang ada pada umumnya karena memiliki tujuan- tujuan tertentu. Siaran pers biasanya dibuat oleh sebuah organisasi oleh tim yang tergabung dalam divisi Public Relations dengan tujuan tertentu. Oleh karena itu, siaran pers bisa disebut sifatnya adalah tidak netral. Pers memang bukan berita biasa karena tujuannya adalah untuk memberi informasi baru seperti produk atau jasa, lalu mengklarifikasi suatu hal, dan membentuk suatu citra yang baik di mata masyarakat.

Memberikan informasi baru, maksudnya seperti mengabarkan terjadinya perubahan yang terdapat dalam struktur Direktorat Jendral Anggaran. Mengklarifikasi suatu hal, miasalnya saja memberikan informasi yang berupa fakta dan digunakan untuk memberi tahu yang sebenarnya terjadi atas berita yang dinilai tidak benar dan merugikan berbagai pihak, termasuk yang sudah beredar di media massa namun belum ada kejelasannya di media resmi. Pencitraan misalnya adalah memberitakan suatu kegiatan atau aktivitas perusahaan atau organisasi dalam suatu kegiatan sosial sehingga diketahui public dan positif di mata publik.

Karena press release ini juga termasuk kedalam berita, maka tentunya terdapat kaidah- kaidah yang harus diperhatikan dan harus mengikuti kaidah universal berita. Siaran pers ini harus mengandung 5W+1H yaitu (What, Where, Why, Who, When) dan 1 How. What berarti apa yang terjadi, Where berarti dimana tempat itu terjadi, When berarti kapan peristiwa tersebut terjadi, Why berarti kenapa dapat terjadi, Who berarti siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut, dan How berarti runtutan detai kejadiannya bagaimana.

 

Tanpa semua kaidah itu, sebuah siaran pers dapat dianggap gagal. Namun selain factor kaidah, terdapat faktor lain yang dapat menentukan gagal dan berhasilnya suatu siaran pers yaitu adalah target sasaran. Jadi, siaran pers yang tidak tepat targetnya dapat dikatakan gagal karena kurangnya peminat, oleh karena itu berikut ini beberapa cara agar siaran pers dapat tepat sasaran.

 

  1. Identifikasi Sasaran dan Media

Seorang pembuat siaran pers harus dapat mengidentifikasi kepada siapa saja siaran tersebut akan disampaikan, media apa saja yang diharapkan dimuat, pada hari, tanggal, pecan, dan bulan apa siaran pers diharapkan untuk muncul ke publik.

 

  1. Isi Pers Release

Siaran pers haruslah bagus, yang berarti harus jelas dan menarik. Jelas dalam penyampaian informasi dan menarik untuk dibaca karena keaktualan dan fakta yang disuguhkan. Jika belum yakin dengan isinya anda dapat menggunakan jasa press release indonesia agar mendapatkan hasil yang lebih baik

 

  1. Format press release

Siaran press baiknya menggunakan format harnews atau dapat disebut juga dengan system piramida terbalik yaitu unsure yang paling penting berada di bagian paling atas.

 

  1. Menyampaikan Press Release

Siaran pers bisa disampaikan dengan mengirimkan langsung kepada media yang bersangkutan atau media yang dituju untuk digelar jumpa pers.