Cara Membuat Profil Perusahaan Bentuk Video

Cara Membuat Profil Perusahaan Bentuk Video

Design

Siapa bilang jika company profile hanya bisa berupa tulisan saja? Buktinya, video company profile saat ini juga dibutuhkan dan bahkan menjadi alternatif bagi banyak perusahaan. Memang, dibandingkan dengan media cetak, cara membuat profil perusahaan berbentuk video lebih rumit namun hasilnya akan lebih menarik.

Dalam membuat video profil perusahaan, Anda harus melalui 3 tahapan yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi. Sebelum membuat, Anda juga perlu menyiapkan 4 hal berikut ini:

  • Konsep dari Video

Tentukan apa yang ingin Anda angkat. Misalnya, apakah hanya perkenalan dasar berbentuk gambaran perusahaan saja, atau ditambah dengan video dari pimpinan perusahaan.

  • Isi Video

Isi video ini berkaitan dengan konsep yang Anda tentukan. Jadi, matangkan terlebih dahulu konsepnya, kemudian buat isinya.

  • Durasi

Dalam membuat video profile perusahaan, Anda tidak membutuhkan video dengan jangka waktu yang panjang. Bahkan video dengan durasi sekitar 3 menit dinilai cukup panjang.

Kenapa tidak lebih dari 5 menit? Jika lebih dari 5 menit, audience akan merasa bosan. Alhasil pesan atau informasi yang ada di video tidak bisa disampaikan dengan baik.

  • Perlengkapan dan Peralatan

Dalam membuat video profil untuk perusahaan, Anda harus mempersiapkan software, hardware yang lengkap. Hardware digunakan untuk merekam video. Sedangkan software untuk keperluan editing, termasuk desain company profile perusahaan.

Cara Membuat Profil Perusahaan Bentuk Video
Cara Membuat Profil Perusahaan Bentuk Video

Cara Membuat Profil Perusahaan

Untuk membuat profil perusahaan yang berbentuk video, tahapannya adalah berikut ini:

  • Pra Produksi

Di tahapan ini, Anda harus menyiapkan waktu yang cukup lama untuk persiapan. Mulai dari konsep, skrip. Storyboard, durasi, setting, budget dan yang lainnya.

Jika antara konsep dan persiapan lain belum disetujui, misalnya oleh klien ataupun atasan, maka Anda belum bisa memulai syuting. Sedangkan, ketika konsep dan juga isi seperti naskah sudah cocok atau pas, maka tim akan menentukan jadwal shooting, casting, perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.

  • Produksi

Sesuai namanya, di proses ini terjadi proses produksi video yaitu shooting. Hal yang perlu diperhatikan adalah, tidak semua scene video harus berurutan. Anda bisa mengambil scene 1 lalu scene 3 yang menggunakan setting tempat yang sama untuk mempersingkat waktu.

Di bagian ini, kendala yang muncul biasanya berkaitan dengan situasi dan kondisi. Misalnya harusnya mengambil video hari ini saat cuaca cerah, tiba-tiba turun hujan yang membuat Anda tidak bisa mengambil video sesuai naskah.

Pada pengambilan video, Anda harus memastikan bahwa video sudah diambil dengan komposisi yang tepat. Misalnya dari anglenya dan pencahayaannya. Dengan begitu, hasil video akan terlihat lebih menarik.

  • Pasca Produksi

Di proses pasca produksi, yang Anda lakukan hanya melakukan editing. Jangan lupa untuk membuat backup agar jika sewaktu-waktu file di komputer hilang, Anda masih memiliki datanya.

Tahap awal di pasca produksi adalah merangkai video secara kasar berdasarkan pada storyboard. Setelah itu, Anda bisa memotong, memberi transisi atau memperhalus tampilan misalnya dengan color grading. Jika sudah. Anda bisa melakukan  rendering.

Lewat tahapan dan cara membuat company profile seperti di atas, semoga bisa membantu Anda saat hendak membuat profil perusahaan dengan video ya. Selamat mencoba!